Berita

Guruh Soekarnoputra/net

Politik

Guruh Soekarnoputra: Jokowi Perlu Waktu Menambah Pengalaman dan Pengetahuan

RABU, 16 APRIL 2014 | 18:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Anggota keluarga besar Bung Karno, Guruh Soekarnoputra, menyampaikan pandangan pribadinya soal pencalonan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden Indonesia 2014-2019.

Guruh adalah Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP. Dia menegaskan dirinya tetap taat pada instruksi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang juga kakak kandungnya. Namun, tentang pencalonan Jokowi, ia berbeda pandangan.

"Sebaiknya Jokowi diberi waktu, baik pengalaman maupun pengetahuan. Mungkin dalam waktu secepatnya, kalau ikuti agenda negara, (mencalonkan) di tahun 2019," kata Guruh dalam wawancara khusus yang ditayangkan live oleh stasiun televisi swasta, beberapa saat lalu (Rabu petang, 16/4).


Dia tegaskan itu adalah pendapat pribadinya. Dia menyatakan hak menentukan capres adalah hak DPP PDIP melalui ketua umum. Namun, Guruh juga merasa mempunyai kewajiban untuk "menjaga" kakaknya.

"Beliau (Megawati) tetapkan Jokowi, itu ketetapan partai. Kita harus terima. Saya akrab dengan Jokowi, juga terhadap Mbak Mega. Saya eman (sayang) terhadap Beliau (Mega)," terangnya.

"Saya sebagai pengikut ajaran Bung Karno saya turut menjaga Mbak Mega. Di dalam segala hal, di bidang politik Beliau sebagai ketua umum digoyang sana sini. Saya hadapi ini, partai tetapkan ini dan saya tidak protes," lanjutnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya