Berita

jokowi/net

Jokowi Didukung Masyarakat Internasional Karena Tak Punya Beban Masa Lalu

RABU, 16 APRIL 2014 | 09:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Garis kebijakan luar negeri Jokowi akan konsisten dengan garis sejarah politik Indonesia, yang merupakan penggagas gerakan Non-blok. Di bawah Jokowi, Indonesia mau membangun dunia atas dasar kesejajaran dan saling hormat antar negara bekas jajahan dan negara-negara blok bekas penjajah.

Demikian disampaikan politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari. Pernyataan Eva ini terkait pertemuan Jokowi dengan para duta besar negara-negara sahabat. Eva menilai pertemuan itu biasa saja dalam dunia diplomasi, dan wajar saja bila masyarakat internasional mau tahu arah kebijakan luar negeri yang disiapkan oleh Tim Jokowi di masa mendatang.

Menariknya lagi, pertemuan ini juga disertai oleh Megawati yang disegani di dunia internasional, untuk memberi jaminan bahwa arah kebijakan luar negeri Jokowi kelak sesuai dengan garis kebijakan partai yang sudah dijalankan Bung Karno dan Megawati, yaitu bebas dan aktif.


"Bung Karno menggariskan polisi bebas aktif yang tidak mentoleransi penjajahan sehingga misalnya bisa dipastikan keniscayaan dukungan Indonesia atas perjuangan rakyat Palestina akan berlanjut," kata Eva kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 16/4).

Selain itu, lanjut Eva, kepemimpinan Indonesia di Asean juga akan diprioritaskan Jokowi untuk memastikan bahwa kawasan perekonomian Asean akan tetap menjadi pilihan investasi dunia yang menjanjikan. Meski demikian, Asean selain harus bekerja keras untuk mengatasi gap ekonomi antar negara anggota dan memperkuat komitmennya terhadap perlindungan dan penegakkan HAM bagi rakyat di kawasan Asean.

Terkait dengan situasi keamanan kawasan, lanjut Eva, Jokowi masih percaya bahwa dialog adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan problem kawasan seperti traficking, perbatasan antar negara hingga persoalan Laut China Selatan.

"Meski demikian, Jokowi yang tidak punya beban masa lalu, dengan integritas yang terjaga, yakin akan mendapat dukungan masyarakat dunia dari segi politik maupun ekonomi sehingga kepemimpinan Jokowi kan diterima dan didukung secara masifm" demikian Eva. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya