Berita

mohammad nuh/net

Politik

Menteri Nuh: Tidak Ada Unsur Politik di Soal UN

SELASA, 15 APRIL 2014 | 16:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh membantah keras ada politisasi dalam soal ujian nasional (UN) 2014 tinggal SMA sederajat.

"Tidak ada unsur politik dalam pembuatan soal UN 2014 Bahasa Indonesia yang memunculkan nama Pak Joko Widodo," kata dia lewat akun twitternya, @Mohammad_Nuh_ sesaat lalu, Selasa (15/4).

Jelas Nuh, soal UN tersebut dibuat pada bulan Juli 2013, sebelum bursa capres beredar. "Soal UN tidak ada hubungannya dengan politik. Tapi kami tetap akan mempelajari apakah ada unsur kesengajaan," terangnya.


Nuh juga mengungkapkan, tidak semua peserta UN menerima yang ada nama Jokowi nya. Naskah soal itu, kata Nuh, hanya beredar di Indonesia bagian Barat.

"Dari 3,1 juta siswa peserta UN 2014, hanya 189 ribu siswa yang menerima soal Bahasa Indonesia dengan tokoh Jokowi," imbuhnya.

Ia menambahkan, sebenarnya banyak tokoh yang dimasukkan di dalam soal UN, termasuk W.S Rendra dan Iwan Fals. Tapi, ia janji pihaknya tetap mempelajari lebih dalam, dan kasus ini akan menjadi pelajaran penting bagi mereka agar tidak ada unsur yang dianggap mencurigakan ke depannya.

"Ke depan akan dicantumkan tokoh yang boleh dimasukkan di dalam soal UN," tandas Nuh. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya