Berita

jokowi-budiman/net

Politik

Jenderal Budiman Ramaikan Bursa Bakal Cawapres Jokowi

SELASA, 15 APRIL 2014 | 16:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Joko Widodo memang populer dan punya elektabilitas tinggi. Tetapi, dari kapabilitas memimpin negara masih patut dipertanyakan.

Pengalaman memimpin kota kecil Solo dan setengah perjalanan memimpin DKI Jakarta, tentu belum cukup dan belum meyakinkan. Untuk itu, Joko Widodo yang merupakan sipil murni mesti didampingi oleh figur kuat, tegas, berpengalaman, dari militer, dan punya prestasi.

Nama Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Budiman, pun disebut-sebut dan menambah ramai tokoh yang berebutan kursi wakil presiden menemani Joko Widodo.


"Saya melihat sosok Jenderal Budiman pantas mendampingi Jokowi sebagai (calon) wakil presiden," kata peneliti Center for Election and Political Party (CEPP) FISIP Universitas Indonesia, Abdul Aziz, dalam keterangan persnya, Selasa (15/4).

Menurutnya, perwira penerima bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik AKABRI tahun 1978 itu juga sangat berprestasi mengimplementasikan kebijakan reformasi TNI.

"Budiman pula yang menggagas dan menjalankan kebijakan anti korupsi di kalangan TNI Angkatan Darat, ketika menjabat Wakil KSAD," jelasnya.

Dirinya berharap PDIP dan Megawati tidak terjebak dengan rayuan gombal parpol yang mengajukan calon-calon stok lama, yang belum tentu punya komitmen kuat menjadikan Indonesia lebih baik.

"Jangan sampai PDIP terjebak rayuan partai politik," pungkasnya.

Beberapa waktu lalu, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN), Umar Bakry, lebih dulu menyatakan bahwa dikotomi capres-cawapres sipil dan militer masih menjadi pilihan masyarakat. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya