Berita

anies baswedan/net

Politik

Pendukung Anies: Konvensi Harus Dilanjutkan, yang Menyerah Dicoret Saja

SENIN, 14 APRIL 2014 | 15:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, diminta melanjutkan Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Peserta Konvensi yang sudah menyerah atau pesimis memandang konvensi, seharusnya dicoret.

Ketua Umum ormas Barisan Nusantara, Lukman Hakim Hassan, yang menyatakan hal itu. Barisan Nusantara merupakan ormas pendukung peserta konvensi, Anies Baswedan.

"Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat merupakan sarana perekrutan calon Presiden yang benar dan merupakan pendidikan politik yang baik bagi rakyat. Karena itu, proses konvensi harus dilanjutkan," ujarnya dalam keterangan pers (Senin, 14/4).


Konvensi yang dilakukan oleh Partai Demokrat, katanya, seharusnya dilakukan oleh semua partai politik di periode-periode pemilu yang akan datang. Apabila semua partai melakukan proses ini, maka yang diuntungkan adalah rakyat, karena rakyat akan mendapatkan Presiden yang berkualitas.

Jika Partai Demokrat menghentikan proses konvensi di tengah jalan, hal tersebut akan menjadi preseden buruk bagi perkembangan demokrasi di Indonesia, tidak hanya menjadi preseden buruk bagi Partai Demokrat.

Menurutnya, jika konvensi menghasilkan figur yang menjanjikan dan Partai Demokrat bisa meyakinkan partai lain untuk berkoalisi, maka koalisi Partai Demokrat dan partai lain bisa memajukan pasangan capres-cawapres. Peluang untuk mengulang kesuksesan pada pemilu presiden 2004 juga terbuka. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya