Berita

Suriah/net

Dunia

Senjata Kimia Kembali Digunakan di Suriah?

SENIN, 14 APRIL 2014 | 12:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pasukan pemberontak dan pasukan pemerintah Suriah saling melemparkan tuduhan atas laporan penggunaan senjata berupa gas klorin baru-baru ini dalam krisis yang terjadi di Suriah.

Diketahui bahwa pada Sabtu pekan lalu (12/4), pihak oposisi mengunggah video mengenai serangan terhadap puluhan warga di wilayah Kafr Zeita (provinsi Hama) dan Al-Tamanaa (provinsi Idlib).

Serangan terhadap sejumlah warga sipil termasuk anak-anak itu dikabarkan menggunakan gas klorin, sehingga membuat mereka kesulitan untuk bernafas. Namun tidak ada kabar yang menyebutkan adanya korban jiwa akibat insisden tersebut.


Dua kota tersebut merupakan basis kuat kelompok pemberontak.

Menurut Hama Media Center yang dibangun oleh sebuah kelompok aktivis oposisi, sedikitnya 50 warga sipil menunjukkan tanda-tanda sakit setelah gas klorin digunakan dalam serangan di Kafr Zeita pada hari Sabtu.

Penggunaan gas klorin bukan baru pertama kali. Sehari sebelumnya, (Jumat (11/4), Komite Koordinasi Oposisi Lokal Suriah juga menyebut adanya penggunaan gas klorin serta tembakan dari udara dalam serangan di Kafr Zeita itu. Dalam kejadian tersebut enam orang dikabarkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Namun seperti ditegaskan media CNN (Senin, 14/4), video tersebut belum dapat dikonfirmasi kebenarannya serta siapa yang menggunakan gas klorin itu. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya