Berita

Muhammad Musa Khan/bbc

Dunia

Pengadilan Pakistan Tarik Tuduhan Terhadap Bayi Sembilan Bulan

SABTU, 12 APRIL 2014 | 14:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Pakistan menarik kasus tuduhan percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh seorang bayi laki-laki berusia sembilan bulan.

Bayi tersebut bernama Muhammad Musa Khan. Ia dituduh terlibat dengan 12 anggota keluarga lainnya dalam merencanakan pembunuhan, mengancam polisi, dan mengintervensi urusan negara.

Tuduhan tersebut muncul ketika terjadi konfrontasi antara polisi dan masyarakat terkait pasokan listrik dan gas di kota Lahore beberapa waktu lalu.


Dalam konfrontasi tersebut, sejumlah masyarakat mengancam dan melempari batu ke arah polisi.

Akibatnya, lebih dari 30 orang ditangkap karena diduga melakuan tindakan kekerasan dan ancaman dalam aksi tersebut.

Di antara 30 orang lebih tersebut terdapat Musa beserta 12 orang anggota keluarganya.

Dalam menjalani proses hukumnya, Musa selalu didampingi oleh kakeknya yang tidak terkena tuduhan.

"Dia (Musa) bahkan belum tahu bagaimana mengambil botol susunya dengan tepat. Bagaimana ia bisa melempari batu pada polisi?" kata sang kakek kepada jurnalis seperti dilansir BBC.

Dalam persidangan keduanya hari ini (Sabtu, 12/4), otoritas hukum setempat memutuskan untuk menarik tuduhan kepada Musa dan menyebut bahwa kasus tersebut seharusnya tidak pernah terjadi.

Sekalipun begitu, kasus yang menimpa anggota keluarga Musa masih terus diproses secara hukum. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya