Berita

eriko sotarduga/net

Politik

Ternyata, PDIP Tidak Pernah Andalkan Efek Jokowi

SABTU, 12 APRIL 2014 | 09:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PDI Perjuangan masih berharap dalam waktu tersisa menuju pemilihan presiden, perolehan suaranya di pemilihan legislatif menembus 20 persen.

"Kami mensyukuri hal ini dengan segala keterbatasan sepuluh tahun belakangan ini berada di luar pemerintahan," kata Wakil Sekjen DPP PDIP, Eriko Sotarduga, dalam diskusi "Tiki Taka Koalisi" di Cikini, Jakarta, Sabtu (12/4).

Menurut dia, PDIP syukuri perolehan 14 juta suara pada pemilu 2009 bisa melonjak sekitar 22 juta suara pada pemilu 2014.


"Target 27,0 persen memang belum teraih. Ini jadi evaluasi sendiri. Tapi yang yang harus disyukuri adalah masyarakat Indonesia sudah dewasa berpolitik, karena penyebaran suara ini sudah merata terutama terlihat di partai-partai menengah," katanya.

Eriko menolak anggapan bahwa PDIP mengandalkan Jokowi effect di pemilu legislatif. Justru yang membesar-besarkan Jokowi effect adalah media massa. Ekspektasi media massa adalah Jokowi memberikan efek pada perolehan suara partai.

Padahal, lanjut dia, alasan Megawati Soekarnoputri memberi mandat lebih cepat kepada Jokowi adalah karena tuntutan masyarakat, karena persepsi publik memang hendaki Jokowi segera dicalonkan.

"Kami secara internal tidak harapkan ini (Jokowi effect) jadi batu loncatan. Mesin partai kerja itu lebih penting," tegasnya. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya