Berita

hidayat nur wahid/net

Politik

PKS: Lembaga Survei Tidak Puas Pemilu 2014

JUMAT, 11 APRIL 2014 | 07:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai pemilu 2014 cukup berjalan dengan lancar, masyarakat juga menikmati pesta demokrasi lima tahunan ini dengan baik.

"Yang nggak puas itu lembaga survei," ujar Ketua DPP PKS Hidayat Nur Wahid saat diskusi di salah satu televisi nasional sesaat lalu, Jumat, (11/4).

Ketidakpuasan lembaga survei menurut Hidayat, dikarena prediksi mereka meleset. Sebelum pileg banyak lembaga survei merilis partai berbasis Islam termasuk PKS perolehannya menurun, bahkan tidak lolos kuota ambang batas parlemen 3,5 persen.


"Dari hasil quick count sekarang ternyata lembaga survei salah. Perolehan suara partai Islam kali ini bahkan naik," tegas mantan Presiden PKS ini.

PKS sebelumnya tidak mau buru-buru mengamini hasil hitungan cepat pileg 2014 kemarin. Dari hasil hitungan cepat kemarin, lembaga survei menempatkan capaian partai PKS berkisaran di angka 6 persen. Namun hitungan internal partai dakwah ini dengan hasil hitungan cepat tersebut berbeda, mereka mencacat capaian hingga 9 persen.

Berikut hasil akhir quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI); PDI Perjuangan 19,77 persen, Golkar 14,61 persen, Gerindra 11,80 persen, Demokrat 9,73 persen, PKB 9,07 persen, PAN 7,47 persen, PPP 7,08 persen, PKS 6,61 persen, Nasdem 6,24 persen, Hanura 5,26 persen, PBB 1,36 persen, dan PKPI 0,97 persen. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya