Berita

joko widodo/net

Politik

Jokowi Kabur Saat Berbulan Madu

Harus Mundur dari Kursi Gubernur
JUMAT, 11 APRIL 2014 | 06:55 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Joko Widodo alias Jokowi sebaiknya mundur dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya, agar publik tahu bahwa Jokowi tidak bermain-main dalam pencapresan dirinya sehingga memicu spekulasi bahwa dia ambisius dalam mengejar jabatan.

"Saya sarankan sebaiknya Jokowi mundur dari Gubernur Jakarta," kata pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing saat dihubungi di Jakarta, kemarin (Kamis, 10/4).

Menurutnya, saat mantan Walikota Solo itu menerima mandat sebagai capres PDI Perjuangan, Jokowi telah mengingkari sumpah jabatannya selama lima tahun untuk memimpin Ibukota. Jokowi dianggap lain ucapan lain perbuatan. Apalagi, janji-janji Jokowi selama memimpin Jakarta untuk fokus mengatasi persoalan Jakarta sudah diketahui hampir semua warga, seperti mengatasi macet dan banjir.


"Banyak data Jokowi berjanji lima tahun menyelesaikan Jakarta. Bayangkan baru 1,5 tahun di Jakarta menerima mandat sebagai capres, ibaratnya warga Jakarta masih bulan madu dengan Jokowi tapi Jokowinya pergi," ujar Emrus.

Oleh karena itu, lanjut dia, sebaiknya Jokowi mengambil sikap untuk referendum. Apakah mayoritas warga Jakarta rela ditinggalkan oleh Jokowi tidak.

"Jokowi harus pamit kepada semua masyarakat DKI karena dipilih langsung," tutup Emrus. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya