Berita

Dunia

Redam Protes Separatisme, Ukraina Bisa Gunakan Kekuatan Senjata

KAMIS, 10 APRIL 2014 | 11:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Protes menuntut separatisme yang terjadi di sejumlah wilayah di Ukraina timur yang dimulai sejak empat hari terakhir harus diselesaikan dalam kurun waktu 48 jam, mulai hari Rabu (9/4).

Hal tersebut diserukan oleh Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov.

"Ada dua cara yang berlawanan untuk menyelesaikan konflik ini, (yakni) dialog politik dan pendekatan berat tangan (kekuatan bersenjata). Kami siap untuk keduanya, " kata Avakov seperti dilansir CNN.


Diketahui bahwa protes menuntut separatisme di wilayah Ukraina bagian timur telah berlangsung di kota Donetsk, Luhansk, dan Kharkiv pada Minggu (6/4).

Pengunjuk rasa pro-Rusia tersebut menduduki sejumlah gedung pemerintahan untuk mengibarkan bendera Rusia dan menyerukan referendum pemisahan diri dari Ukraina 11 Mei mendatang.

Sehari sebelumnya (Selasa, 8/4) Rusia juga mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa setiap penggunaan kekuatan untuk menindak protes di wilayah Ukraina timur yang berbatasan dengan Rusia itu dapat menyebabkan terjadinya perang sipil. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya