Berita

net

Politik

Ruhut: Banyak yang Masih Mau Bersama, Demokrat Akan Pimpin Koalisi

SELASA, 08 APRIL 2014 | 17:12 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Demokrat sangat berpengalaman dalam berkoalisi. Dengan optimisme meraih suara tidak jauh dari 15 persen di Pemilu Legislatif besok, Demokrat siap kembali memimpin koalisi parpol setelah pemilihan legislatif.

"Partai kami sangat pengalaman (koalisi). Kami sudah buktikan dua periode pemerintahan SBY. Semua partai koalisi tidak ada yang kecewa. Kami sudah teruji dan kawan-kawan di bawah kami merasa aman koalisi dengan kami," ujar jurubicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 8/4).

Demokrat yakin akan bertengger di tiga besar Pemilu Legislatif. Maka dengan sendirinya Demokrat sudah bercita-cita mengusung calon presiden.


"Pemilu 2004 kami lima besar tapi kami menang pilpres. Sekarang ada anggapan tidak jadi pemenang pemilu kok bisa pimpin koalisi? Loh lihatlah kami di tahun 2004," tegasnya.

Ruhut tegaskan lagi, Demokrat akan jadi pemimpin koalisi dengan mengusung capres hasil konvensi.

"Banyak yang masih mau bersama kami. Walau sudah ada beberapa calon presiden, tidak ada yang menandingi Pak SBY. Siapapun nama capres yang keluar dari ucapan SBY. Apalagi, Beliau akan turun sendiri sebagai tim sukses memenangkan capres kami," tandasnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya