Berita

sby dan ani/net

SBY Resmikan RSU Pekerja di Cakung

SELASA, 08 APRIL 2014 | 12:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengakolasikan dana corporate social responsibility (CSR) bagi kesejahteraan pekerja.

Demikian disampaikan SBY dalam sambutaannya saat meresmikan Rumah Sakit Umum (RSU) Pekerta atau Buruh yang berlokasi di Jl. Jawa Blog F, PT KBN (Persero) Kawasan KBN Cakung, Jakarta Utara, Selasa pagi (8/4). RSU ini merupakan rumah sakit yang pertama di Indonesia yang dibangun untuk pekerja.

Kepala Negara ini berharap, rumah sakit serupa dapat dibangun di kawasan industri lainnya. Selain rumah sakit, di sekitar kawasan pekerja juga perlu dibangun rumah-rumah untuk para pekerja.


"Termasuk penyediaan angkutan. Tentu angkutan yang disediakan oleh perusahaan akan sangat membantu para pekerja," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, SBY menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait, yang telah melaksanakan gagasannya yang disampaikannya dua tahun lalu, saat mengunjungi kawasan industri di Batam, Kepulauan Riau.

Penyediaan fasilitas bagi para pekerja, menurut Presiden, merupakan bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pekerja, kinerja, dan meningkatkan daya saing perusahaan.

"Itulah yang saya sebut win win solution. Perusahaan berkembang, buruh meningkat kesejahteraannya, dan buruh lebih produktif," tandas SBY.

Seperti dilansir dari situs resmi Setkab RI, Peresmian RSU Pekerja ini, SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono dan dihadiri oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Menkeu Chatib Basri, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menkes Nafsiah Mboi, Gubernur DKI Joko Widodo, Ketua DPR RI Marzuki Alie, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Elvyn G. Masassya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris, dan Direktur Utama PT KBN (Persero) Sattar Taba. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya