Berita

anis matta/net

Politik

Anis Matta Sudah Merasakan Getaran Kemenangan

SENIN, 07 APRIL 2014 | 15:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memasuki tahun pemilu dengan kondisi sedang dalam pemulihan dari terpaan badai.

Presiden PKS Anis Matta mengatakan, saat perjalanan selama masa konsolidasi dan kampanye, kepercayaan diri mulai bangkit, tapi masih rendah.

Ketika menerima amanah sebagi Presiden PKS karena Presiden PKS kala itu Luthfi Hasan Ishaaq tersangdung kasus korupsi, yang jadi fokus Anis adalah damage control. Damage yang paling merusak kala itu adalah demoralisasi kader.


"Itu jadi prioritas saya. Sepanjang 2013 saya keliling, bertemu dan berdiskusi dengan kader. Kegamangan itu ada, tapi juga ada sesuatu dalam tatap mata mereka," kata dia lewat akun twitter-nya @anismatta, Senin (7/4).

Sejak saat itu, lanjut Anis, kepercayaan dan harapan itu masih ada. Walau sedih dan kecewa, ia melihat ada harapan dan niat bekerja keras dari semua kader. "Itu modal penting," ungkapnya.

"Momen pembuktian terjadi di Gelora Bung Karno (GBK). Putihnya GBK adalah pembuktian, bukan pada siapa-siapa, tapi pada diri sendiri. Putihnya GBK seperti rangkulan erat sahabat untuk saling menguatkan. Jabat yang erat dan tatap mata berucap: Let's do it!!," tambah Anis.

Tidak hanya di GBK Jakarta, rasa kepercayaan diri Anis menggelora saat berkeliling ke beberapa daerah. "Juga ketika di Palu, Bali, Solo, Salatiga dan Semarang. Semangat itu juga yang saya rasakan ketika berkeliling Indonesia. Lampung, Makassar, Padang, Medan, Balikpapan, Surabaya, Bengkulu dan Banjarmasin," jelasnya dia.

Mantan Wakil Ketua DPR RI menambahkan, dirinya tidak merasakan suasana kampanye selama berkeliling daerah, yang ia rasakan adalah pertemuan hangat para sahabat yang sudah rindu ingin bertemu. Suasana yang cair, penuh senyum tulus, sembari kerja keras dan serius. Fun, tapi juga ada semangat religius.

"Itu yang membuat saya termenung, ketika kembali dari lokasi, atau duduk di pesawat. Saya merasakan kehangatan persahabatan. Suasana hati ini yang lebih mahal dari apa pun. Berjuang bersama para sahabat. Penuh senyum, penuh doa dan tulus," terangnya.

"Saya merasakan getaran kemenangan kita. Kobarkan semangat Indonesia!!," tandas Anis. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya