Berita

antrian pemilu afganistan/bbc

Dunia

Perhitungan Suara Pemilu Afganistan Baru Rampung Minggu Depan

SENIN, 07 APRIL 2014 | 10:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perhitungan suara pasca pemilihan umum (pemilu) yang digelar Sabtu pekan lalu (5/4) di Afganistan secara umum berlangsung lancar.

Diketahui bahwa lebih dari tujuh juta warga Afganistan memberikan suaranya pada pemilu Sabtu lalu.

Pemilu tersebut sekaligus menandai perpindahan kekuasaan secara demokratis yang baru pertama kali terjadi di Afganistan.


Perhitungan suara untuk mengetahui siapa pemenang pemilu diperkirakan akan memakan waktu hingga satu minggu ke depan. Bila tidak ada satupun dari delapan kandidat yang bertarung dalam pemilu itu yang mendapatkan lebih dari 50% suara, maka akan digelar kembali pemilu putaran kedua.

Seperti dikabarkan BBC pada Minggu (6/4), mayoritas warga Afganistan mengaku bahwa negara mereka telah menang dengan menyelenggarakan pemungutan suara yang relatif damai, sekalipun diliputi oleh ancaman Taliban serta adanya dugaan penyimpangan pemilu.

Juru bicara komisi pengaduan pemilu Afganistan, Nadir Mohsini pada Minggu pagi (6/4) mengaku pihaknya telah menerima lebih dari 1.200 pengaduan terkait pelaksanaan pemilu.

"Keluhan meliputi telatnya pembukaan tempat pemungutan suara, kekurangan surat suara, upaya mendorong pemilih untuk memilih kandidat (tertentu) dan penganiayaan terhadap beberapa pejabat pemilu tertentu," jelas Mohsini.

Sejumlah pengamat politik Afganistan menyebut bahwa sekalipun ada delapan kandidat yang bertarung dalam pemilu, namun hanya ada tiga kandidat utama yang berpotensi memenangkan pemilu, yakni dua mantan Menteri Luar Negeri Abdullah Abdullah dan Zalmai Rassoul serta mantan Menteri Keuangan Ashraf Ghani Ahmadzai. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya