Berita

isran noor/net

Politik

Gerakan Isran Noor Dukung Prabowo Dianggap Ahistoris

SENIN, 07 APRIL 2014 | 10:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

DPD Indonesia Bisa Jatim sebagai ormas pendukung SBY-Boediono akan terus mendukung dan mengawal program-program pro rakyat yang telah dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

IB Jawa Timur akan menggelar acara Dialog Kebangsaan, yang akan dihadiri pengurus DPC IB se-Jawa Timur dan mengundang perwakilan DPD Indonesia Bisa se- Indonesia.

"Yang tidak menutup kemungkinan, forum ini akan mengarah pada evaluasi kepemimpinan IB di tingkat nasional atas sikap sepihak yang telah dilakukan dalam mendukung salah satu capres," kata Sekretaris DPD Indonesia Bisa Jatim, Irham Maulidy, dalam pernyataan persnya, Senin (7/4).


Irham merujuk pada dukungan Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Indonesia Bisa, Isran Noor,kepada capres dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Hal itu diduga telah melanggar AD/ART dan platform Ormas IB.

"Maklum mereka di Jakarta bersikap demikian, karena mereka itu kan tidak tahu tentang sejarah berdiri dan perjuangan IB selama ini. Jadi hanya semacam penumpang di tengah jalan yang frustasi dengan situasi politik yang ada dan menimpa dirinya," ucap Irham.

Dia jelaskan, panitia juga akan mendatangkan tokoh nasional yang mereka anggap layak menjadi pemimpin bangsa, seperti Dahlan Iskan dan tokoh-tokoh lainnya.

Acara tersebut rencananya dijadwalkan dibuka oleh Gubernur Jawa Timur selaku Dewan Pembina DPD Indonesia Bisa Jawa Timur serta dihadiri Pendiri IB yaitu Prof. Dr. Subur Budhisantoso yang juga mantan Ketua Umum Partai Demokrat. [ald].

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya