Berita

jabidi ritonga/net

Politik

Pemilu Selesai, Masa Suram Habis!

Kader PMII Diajak Salurkan Hak Suara
SENIN, 07 APRIL 2014 | 07:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Memasuki bulan April 2014 ini, Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam indonesia (PB PMII) menghimbau segenap pengurus di struktur organisasi dan kader PMII se-Indonesia untuk menggelar peringatan hari lahir (harlah) 54 tahun dalam berbagai bentuk kegiatan, baik doa, dzikir, sholawat dan kegiatan sosial lainnya.

Sekretaris Jenderal PB PMII, A. Jabidi Ritonga mengatakan, hal ini guna membangkitkan spirit perjuangan dan ditandai dengan kesejarahan arti penting kelahiran PMII untuk bangsa serta agama. Harlah juga dimaknai sebagai sebuah penghormatan terhadap para pendiri dan alumni PMII yang sudah mendirikan organisasi yang berbasiskan mahasiswa Islam sebagai penyambung lidah rakyat.

"Peran kesejarahan PMII telah banyak memberikan kontribusi pemikiran dan gagasan, perubahan serta tata kelola pemeritahan, perubahan Indonesia mengarah pada yang lebih baik tentu tidak lepas dari kehadiran PMII," ujar Jabidin dalam keterangannya, Senin (7/4).


Peringatan harlah ini juga ditandai dengan momentum Pemilu 2014, Jabidi berharap, PMII dapat mengawal proses politik tersebut, sebagai tanggungjawab bersama akan masa depan bangsa. "Pilihan politik adalah menentukan masa depan bangsa dan juga PMII, dengan tetap menjaga independensi PMII," ungkapnya.

Selanjutnya Jabidi mengajak, untuk menyalurkan hak politik sesuai dengan perinsip-perinsip bernegara dan PMII. Menurutnya, politik adalah sikap dan pilihan adalah hak setiap orang. "Kepentingan kita adalah bagaimana rakayat dapat menerima apa yang seharusnya, perubahan yang semestinya, tetap memberi masukan dan pendidikan politik terhadap rakyat, sehingga rakyat tak lagi menjadi alat dan tipu muslihat segelintir kepentingan kelompok," terangnya.

"Kita berharap mampu melewati proses ini dengan baik dan benar, sehingga habislah sudah masa yang suram," tandas Jabidi. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya