Berita

Politik

Aliansi Buruh Bogor Merapat ke Adian Napitupulu

Kalau Melenceng Akan Dipecat
SABTU, 05 APRIL 2014 | 12:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Aliansi Buruh Bogor (ABB) menyatakan sikap mendukung calon legislatif yang siap memperjuangkan nasib para buruh.

Pilihan pertama para buruh jatuh ke caleg DPR RI nomor urut 2 dari PDI Perjuangan yang berlatar aktivis dan berada di Daerah Pemilihan Jawa Barat V (Kabupaten Bogor), Adian Yunus Yusak Napitupulu. Deklarasi Buruh Berpolitik sudah dilakukan kemarin di rumah makan Radjipta, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Langkah politik yang ditindaklanjuti dengan kontrak dan instruksi resmi ke seluruh jajaran anggotanya tersebut dilakukan sebagai bentuk dari gerakan politik buruh. Ketua ABB, Bambang Suharsono, dalam rilisnya mengatakan, pilihan kepada Adian dikarenakan caleg tersebut sudah dikenal track record-nya dalam pergerakan buruh.


"Dia punya sejarah panjang di gerakan buruh, gerakan sosial maupun gerakan mahasiswa. Komitmennya jelas untuk buruh tidak seperti yang sebelum-sebelumnya di mana kita menuntut upah tapi harus turun ke jalan," ungkapnya.

Sementara itu, juru bicara ABB, Angga Sumirat, mengatakan, percuma bila buruh mendukung caleg yang bukan dari kalangan buruh.

"Kami sudah punya komitmen dengan caleg yang kami usung. Bila caleg tersebut tidak amanah, kita berhak memberhentikan dia," ungkapnya.

Ia mengungkapkan pilihan politik buruh kepada Adian lebih karena melihat figurnya yang selama 17 tahun lebih tidak kenal lelah dalam memperjuangkan korban SUTET (Saluran Udara Ekstra Tinggi) di Bogor.

"Gerakan ini bukan main-main dan sudah waktunya menempatkan wakil buruh ke legislatif dan kelak juga ke eksekutif," tegasnya.

ABB sendiri sejauh ini memiliki 123 ribu anggota terdaftar dan aktif yang tersebar di sejumlah pabrik di Kabupaten Bogor. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya