Berita

Mark Milley/bbc

Dunia

Ini Identitas Pelaku Penambakan Pangkalan Militer Fort Hood

KAMIS, 03 APRIL 2014 | 15:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pria yang melepaskan tembakan di pangkalan militer Fort Hood Texas Amerika Serikat pada Rabu (2/4) diidentifikasi sebagai Ival Lopez.

Menurut keterangan dari Jenderal pangkalan, Mark Milley di hari yang sama, disebutkan bahwa Lopez merupakan seorang veteran tentara yang pernah ditugaskan selama empat bulan di Irak pada tahun 2011 lalu. Selama penugasanm ia tidak mengalami luka serius, namun ia mengidap cedera otak traumatis. Ia menderita depresi, kecemasan, serta keluhan kejiwaan lainnya.

Pasca penugasan, Lopez diketahui menjalani perawatan untuk untuk gangguan mental yang diidapnya itu. Ia juga akan melalui proses yang diperlukan untuk mendiagnosis apakah ia mengidap Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau tidak.


Lopez yang berusia 34 tahun itu pada Rabu (2/4) diketahui melepaskan tembakan di pangkalan militer Fort Hood kepada sesama tentara lainnya. Setelah melakukan aksinya, Lopez melakukan aksi bunuh diri.

Belum diketahui apa motif di balik aksinya tersebut. Milley menyebut bahwa sejauh ini tidak ada indikasi yang menunjukkan bahwa kejadian tersebut berhubungan dengan tindakan terorisme.  Namun pihak berwenang masih melakukan investigasi dan tidak menutup segala kemungkinan.

"Jelas, kita menggali jauh ke dalam latar belakang, riwayat kriminal atau kejiwaan, serta pengalamannya dalam pertempuran. Semua hal-hal diharapkan sedang dilakukan sekarang," jelas Milley seperti dilansir CNN.

Lopez diketahui telah menikah dan memiliki seorang anak perempuan yang berusia sekitar 3 tahun. Istri Lopez dikabarkan histeris ketika mengetahui kejadian tersebut.

Dalam melakukan aksinya, Lopez diketahui menggunakan pistol semi otomatis Smith and Wesson kaliber .45. Milley menyebut bahwa pihaknya masih belum mengetahui berapa banyak amunisi yang di bawa Lopez ketika melakukan aksinya.

Milley menjelaskan bahwa setiap senjata harus terdaftar di pangkalan, namun senjata yang digunakan Lopez tersebut tidak terdaftar. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya