Berita

Politik

PAN Usung Program Reformasi Gelombang Kedua

SELASA, 01 APRIL 2014 | 16:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Guna menekan angka kemiskinan, Partai Amanat Nasional (PAN) mengusung program perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. PAN ingin segera merealisasikannya andai menjadi pemenang pada Pemilu 2014.

"Program kerja PAN tentang perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Ini menjadi fokus kita karena menjadi problem masyarakat Indonesia. Angka kemiskinan mesti ditekan," kata Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, saat menyampaikan orasi pada kampanye akbar di Lapangan Stadion Patra Jaya Plaju, Palembang, Selasa (1/4).

Bagi PAN, kata Menko Perekonomian tersebut, program kerja  yang difokuskan telah lahir sejak lama. Bahkan sejak 15 tahun silam (tahun 1999) di masa gerakan reformasi baru mulai digelorakan.


"PAN lahir dari reformasi. Dan motornya reformasi itu, nama fraksinya tahun 1999 adalah fraksi reformasi. Reformasi gelombang pertama berhasil mengantarkan bangsa ini menjadi bangsa yang sangat demokratis sekali. Reformasi gelombang kedua diperlukan. Itu yang digagas PAN, yaitu reformasi politik kesejahteraan," ucap Hatta dari atas panggung kampanye, seperti diberitakan Rakyat Merdeka Online Sumsel.

Intinya, lanjut pria asli Sumatera Selatan itu, PAN fokus kerja nyata guna mempercepat dan memperluas pembangungan ekonomi, terutama bagaimana mengentaskan kemiskinan.

"Ada lima reformasi struktural. Reformasi pendidikan, industri, SDA energi, demokrasi, pertanian. Ini disebut reformasi struktural karena sangat fundamental," tuturnya.

Selain Hatta, pada kampanye hari ini turut hadir Fungsionaris DPW PAN Sumsel, Yudi Farola Bram yang juga Ketua Bappilu PAN Sumsel; Ketua DPW PAN Sumsel yang juga Bupati OKI, Iskandar; Ketua Pengembangan Organisasi dan Kaderisasi DPP PAN Hafisz Tohir; dan Sekretaris DPW PAN Sumsel, Supadmi Kohar.

Ada juga para kader partai seperti Eko Patrio, Desy Ratnasari dan juga caleg partai berlambang matahari lainnya. Band Ungu tampil sebagai penghibur yang kian meramaikan suasana. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya