Berita

gas alam ilustrasi

Dunia

Perusahaan Energi Raksasa Dunia Naikan Harga Gas Alam Bagi Ukraina

SELASA, 01 APRIL 2014 | 15:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan energi raksasa Rusia Gazprom mengumumkan peningkatan harga gas alam bagi Ukraina hari ini (Selasa, 1/4).

Dengan demikian, kini Ukraina harus membayar 385.50 dolar AS per 1,000 meter kubik gas dari harga semula 268.50 dolar AS.

Kepala eksekutif Gazprom Aleksey Miller menyebut bahwa langkah tersebut diambil dengan cara mengakhiri potongan harga gas alam yang semula diberikan atas kesepakatan yang dijalin dengan Ukraina ketika masih dipimpin oleh Presiden Viktor Yanukovich.


Namun Yanukovich yang kebijakaannya pro terhadap Rusia telah digulingkan Februari lalu dan digantikan oleh pemerintahan sementara yang kebijakannya pro terhadap Eropa.

Seperti dikabarkan CNN, pengumuman Gazprom tersebut berpotensi meningkatkan tekanan pada pemerintah sementara di Ukraina yang tengah berjuang bangkit dari masalah ekonomi.

Ukraina selama ini sangat bergantung pada Rusia terkait pasukan energi. Ukraina juga disebut memiliki tunggakan pasokan gas sebesar 1.7 miliar dolar AS kepada Rusia.

Minggu lalu, International Monetary Fund (IMF) telah sepakat untuk memberikan pinjaman bagi Ukraina senilai 18 miliar dolar AS selama dua tahun ke depan untuk membantu reformasi perekonomian Ukraina, termasuk dalam sektor energi. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya