Berita

Politik

Gerakan Indonesia Hebat Sosialisasi Anti Golput

SELASA, 01 APRIL 2014 | 13:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Simpatisan Gerakan Indonesia Hebat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum legislatif 9 April mendatang.

Koordinator Simpatisan Gerakan Indonesia Hebat, Hanira Halim, mengatakan bahwa penggunaan hak pilih pada Pileg mendatang dapat menentukan nasib bangsa Indonesia lima tahun ke depan. Selain itu, penggunaan hak suara bisa meminimalisir penyalahgunaan surat suara yang tidak digunakan masyarakat.

"Golput tidak akan menyelesaikan masalah, Golput berarti kita memberikan kesempatan kepada pihak yang tidak bertanggungjawab untuk curang dalam pemilu," kata Hanira dalam rilisnya, hari ini (Selasa, 1/4).


Hanira menjelaskan, kelompoknya melakukan aksi-aksi berbentuk dukungan dan harapan pemuda Indonesia kepada PDI Perjuangan yang telah menyadarkan pemuda bahwa sebenarnya Indonesia merupakan bangsa yang besar dan disegani. Sayangnya, dalam 10 tahun belakangan ini masyarakat lupa akan potensi besar Indonesia.

"Kita ini dianugerahi kekayaan alam yang berlimpah, keberagaman suku, agama dan budaya juga sumber daya manusia yang potensial. Karena itu, sudah saatnya hal itu bisa kita kelola dengan baik sehingga membuat negara kita menjadi negara yang berdiri sendiri tanpa tergantung dari campur tangan bangsa lain," tambah Hanira.

Sebagai bagian dari generasi muda saat ini, Gerakan Indonesia Hebat mengajak pemuda dan pemudi Indonesia untuk lebih optimis, peduli dan bahu membahu untuk membangun Indonesia menjadi lebih Hebat.

"Daripada selalu menyalahkan pihak tertentu, lebih baik kita memberikan kontribusi baik dalam hal kecil yang terjadi sehari hari," tegasnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya