Berita

Vitaly Churkin.the moscow times

Dunia

Rusia Tegaskan Resolusi Majelis Umum PBB Adalah Bentuk Kemenangan

SABTU, 29 MARET 2014 | 11:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia menanggapi resolusi Majelis Umum PBB yang disahkan pada Kamis (27/3) lalu sebagai bentuk kemenangan.

"Hasilnya agak memuaskan bagi kami, karena kami telah memenangkan moral dan kejayaan politik," kata Duta Besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin seperti dikabarkan the Moscow Times pada Jumat (28/3).

Seperti dikabarkan sebelumnya, resolusi Majelis Umum PBB tersebut menyebut bahwa referendum Krimea 16 Maret lalu untuk memisahkan diri dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia adalah tidak valid atau ilegal.


Resolusi itu dibuat setelah digelar pemungutan suara terhadap 193 anggota Majelis Umum PBB. Sebanyak 100 negara menyatakan dukungan atas resolusi, 11 negara menolak, 58 negara abstain, dan 24 lainnya tidak memilih.

Sekalipun Rusia hanya didukung 10 negara lainnya untuk menolak resolusi, namun Churkin menegaskan bahwa hal tersebut merupakan bukti adanya dukungan bagi Rusia.

"Ini jelas menunjukkan bahwa Rusia tidak terisolasi," tegas Churkin.

10 negara yang merapat dengan Rusia untuk menentang resolusi tersebut adalah Armenia, Belarus, Bolivia, Kuba, Nikaragua, Korea Utara, Sudan, Suriah, Venezuela, dan Zimbabwe.

Selain menyebut referendum Krimea ilegal, resolusi juga menyerukan kepada semua negara dan organisasi internasional untuk tidak memberikan pengakuan apapun atas referendum itu. Selain itu resolusi juga mendesak semua pihak untuk mencari penyelesaian damai atas situasi yang terjadi di Ukraina.

Berbeda dengan resolusi yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB, resolusi Majelis Umum PBB tidak mengikat negara-negara anggota secara hukum dan tidak dapat diveto. Sehingga, resolusi tersebut lebih cenderung bersifat simbolik. Akan tetapi cukup dapat menggambarkan sikap setiap negara terhadap referendum Krimea. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya