Berita

Protes Mesir/al jazeera

Dunia

Jurnalis Tewas Dalam Protes Menentang Pencapresan Jenderal El-Sisi

SABTU, 29 MARET 2014 | 09:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang jurnalis menjadi satu dari lima korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi antara pendukung Ikhwanul Muslimin dengan pasukan keamanan Mesir di bagian utara Kairo Mesir pada Jumat (28/3).

Menurut keterangan Kementerian Dalam Negeri Mesir, Jurnalis wanita bernama Mayada Ashraf tersebut tewas tertembak di kepala ketika tengah meliput kerusuhan yang melibatkan pasukan keamanan Mesir dengan massa yang menolak keputusan kepala militer Mesir Abdel Fattah El-Sisi untuk menanggalkan jabatan militernya dan  mencalonkan diri sebagai presiden.

Ashraf sendiri merupakan jurnalis yang bekerja untuk surat kabar Mesir, Al-Dustour.


Koordinator Komite Perlindungan Jurnalis Timur Tengah dan Afrika Utara, Sherif Mansour meminta pemerintah Mesir untuk membuka penyelidikan secara independen dan tidak memihak terkait tewasnya Ashraf. Ia menyebut bahwa kedua belah pihak yang terlibat dalam kerusuhan saling menyalahkan atas tewasnya Ashraf.

"Kematian jurnalis seharusnya  tidak digunakan untuk menyelesaikan dendam politik, (melainkan) harus fokus pada hak jurnalis untuk meliput kejadian di Mesir dengan aman," kata Mansour.

Al Jazeera menyebut bahwa protes serta kerusuhan serupa terjadi di sejumlah wilayah di Mesir sepanjang hari Jumat kemarin.

Massa yang menentang pencapresan El-Sisi merupakan pendukung Ikhwanul Muslimin yang juga merupakan pendukung presiden terguling, Mohamed Morsy.

El-Sisi merupakan tokoh yang mendukung keputusan militer untuk menggulingkan Morsy dari kursi presiden pada Juli tahun lalu setelah protes terhadap pemerintah Mesir bermunculan.

El-Sisi pada Rabu (26/3) kemarin membuat pengumuman mengenai pengunduran dirinya dari jabatan militer untuk maju sebagai capres yang akan bertarung pada pemilu Mesir yang diprediksi akan digelar akhir tahun ini. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya