Berita

IRAK-SURIAH/ILUSTRASI

Dunia

PBB Ingatkan Jaringan Militan Suriah Bisa Menyebar ke Irak

JUMAT, 28 MARET 2014 | 15:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa jaringan militan kelompok terorisme meningkat di perbatasan Suriah dan Irak.

"Konflik yang terjadi di Suriah telah menambah dimensi regional pada ketegangan sekretarian dan memberikan kesempatan bagi jaringan teroris untuk memperluas jaringan di perbatasan dan memperluas basis dukungan mereka," kata perwakilan khusus PBB untuk Irak, Nickolay Mladenov seperti dikabarkan Reuters pada Kamis (27/3).

Ia menyebut bahwa kekerasan di Irak telah meningkat selama tahun 2013 lalu. Hal tersebut diindikasikan dari data yang menunjukkan bahwa hampir 8.000 warga sipil terbunuh akibat serangan ataupun bom bunuh diri yang diduga dilakukan oleh kelompok terorisme.


Menurutnya, kombinasi masalah seperti adanya perpecahan kepemimpinan, isu-isu konstitusional yang belum selesai antar masyarakat, serta ancaman militan yang tumbuh sebagai bagian dari konflik Suriah telah menciptakan situasi yang rapuh di Irak.

Oleh karena itu, jelas Mladenov, satu-satunya cara agar Irak dapat menghentikan kekerasan adalah melalui proses politik untuk menjembatani perbedaan yang membentang, meningkatkan pembangunan, serta membuat pemerintahan yang lebih inklusif.

"Anda tidak bisa menyelesaikan masalah kekerasan terorisme hanya dengan langkah-langkah keamanan," kata Mladenov.

"Anda harus melibatkan masyarakat dan pembuat keputusan. Anda perlu melihat pembangunan ekonomi dan perlindungan hak asasi manusi, (serta) supremasi hukum," tandasnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya