Berita

Dunia

Kesepakatan Damai Pemerintah Filipina-MILF Ditandatangani

Din Syamsuddin: Ini Kesepakatan Historis
KAMIS, 27 MARET 2014 | 18:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Peristiwa bersejarah berlangsung di Istana Malacanang, Manila, pukul 16.00 waktu setempat (Kamis 27/3), yaitu Penandatanganan Kesepakatan Komprehensif antara Pemerintah Filipina dan Moro Islamic Liberation Front (MILF).

Kesepakatan damai itu mengakhiri puluhan dekade konflik militer berdarah. Juga, mengawali jalan damai yang diharapkan memberi hak-hak bagi Bangsamoro yang mendiami beberapa provinsi di bagian Selatan Filipina.

Dilaporkan bahwa kesepakatan ditandatangani oleh masing-masing Ketua Panel dari kedua pihak yaitu Professor Miriam Coronel-Ferrer (dari pihak Filipina) dan  Mohagher Iqbal selaku kepala perunding dari pihak MILF.


Turut hadir dalam penandatanganan itu adalah PM Malaysia, Najib Razak, karena Malaysia adalah main facilitator negosiasi, dan para anggota International Contact Group (ICG) yang terdiri dari Pemerintah Jepang, Inggris, Turki, Saudi Arabia, dan organisasi internasional seperti Muhammadiyah, Community of Sant Egidio, Humanatarian Dialogue Center, dan Conciliation Resources.

Lewat pesan elektroniknya, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin, yang ikut hadir di Istana Malacanang, mengatakan bahwa kesepakatan itu sungguh historis.

"Saya berharap agar kesepakatan komprehensif ini bisa berjalan dengan lancar dan baik bagi terwujudnya perdamaian abadi atas dasar keadilan dan kesejahteraan," ujarnya beberapa saat lalu. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya