Berita

jokowi

Rakyat Indonesia Terancam Dikecewakan Jokowi

RABU, 26 MARET 2014 | 22:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon presiden PDI Perjuangan Joko Widodo diakui cukup populer karena kepemimpinannya yang merakyat. Namun, populisme Jokowi sebenarnya rapuh dan rentan jatuh pada mitos dan mistifikasi politik yang irasional.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif IndoStrategi Andar Nubowo kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 25/3).

Apalagi dengan pengalaman nasional yang sangat minim, dikhawatirkan Jokowi akan mengecewakan rakyat Indonesia apabila terpilih sebagai Presiden RI.  Pasalnya, publik Jakarta saja saat ini belum merasakan tuah kepemimpinnya sebagai Gubernur yang awalnya dinilai mampu mengatasi macet, banjir, dan sebagainya.


"Namun, sebagian publik kadung percaya dan suka dengan gaya kepemimpinan Jokowi itu. Survei-survei kuantitatif buktikan betapa Jokowi itu sangat populer. Itulah realitas politik yang musti dihadapi. Jika popularitas Jokowi tak terbendung, sebagian memprediksi Jokowi Presiden RI selanjutnya," jelas alumni EHESS, Paris, Perancis ini.

Dosen FISIP UIN Jakarta ini menegaskan, populisme Jokowi bukan panacea atau obat mujarab bagi Indonesia. Makanya, Jokowi butuh pendamping yang punya pengalaman di tingkat nasional dan internasional karena melihat tantangan domestik dan global yang dihadapi Indonesia saat ini.

Beberapa nama yang menurutnya memiliki kriteria tersebut antara lain Gita Wirjawan, Anis Baswedan, Dahlan Iskan, dan Din Syamsuddin. "Mereka ini dinilai memiliki jam terbang tinggi dalam mengurusi persoalan-persoalan domestik dan internasional," ungkapnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya