Berita

foto:getty image

Dunia

Dua Petinggi Koran Hongkong Diserang Orang Tak Dikenal

KAMIS, 20 MARET 2014 | 16:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua orang petinggi sebuah surat kabar Hongkong diserang orang yang tak dikenal pada Rabu siang kemarin (19/3).

Keduanya adalah Lei Lun-han berusia 46 tahun yang merupakan wakil presiden dan direktur Hongkong Morning News Media Group Ltd dan Lam Kin-ming, eksekutif senior perusahaan media tersebut berusia 54 tahun. Keduanya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Polisi setempat mengkonfirmasi bahwa dua orang eksekutif surat kabar tersebut diserang oleh empat orang menggunakan pipa logam. Ketika itu, Lei dan Lam tengah istirahat makan siang di luar Museun Sains di Tsim Sha Tsui, lokasi wisata utara di Hongkong.


Insiden penyerangan tersebut membawa kecemasan baru dalam kebebasan pers di Hongkong. Pasalnya, terjadi kurang dari sebulan setelah insiden serupa menimpa wartawan Hongkong, Kevin Lau yang dirawat di rumah sakit setelah ditusuk oleh orang tak dikenal menggunakan pisau.

Lau sebelumnya merupakan kepala editor surat kabar lokal Hongkong Ming Pao. Ia dipecat karena berita-beritanya kerap mengkritik China. Pemecatannya tersebut memicu protes dari rekan-rekannya sesama wartawan.

Hanya beberapa hari sebelum insiden penyerangan menimpa Lau, ribuan warga Hongkong turun ke jalan menyuarakan penolakan atas upaya Partai Komunis China untuk mengendalikan media Hongkong.

Sementara itu ketua asosiasi wartawan Hongkong, Shirley Yam menjelaskan kepada CNN bahwa ia melihat ada kaitan yang jelas antara serangan dan profesi korban.

"Mereka adalah orang-orang kunci dari surat kabar dan mereka diserang pada saat yang sama," katanya sambil menambahkan bahwa penyerangan tersebut adalah ancaman atas kebebasan.[wid]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya