Berita

hamdi muluk

19 Tokoh Ditantang Nyapres, Hamdi Muluk Cs Tunggu Jawaban Sampai Nanti Malam

JUMAT, 28 FEBRUARI 2014 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebanyak 19 tokoh dari berbagai latar belakang ditantang Komunike Bersama Peduli Indonesia (KBPI) untuk bersedia maju pada Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Di antara 19 tokoh tersebut sudah ada yang memberikan jawaban.

"Sebagian sudah ada mengirim surat resmi, sebagian ada yang fax, ada yang janji nanti malam kirim jawaban," ujar salah seorang penggagas KBPI, Hamdi Muluk kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 28/2).

Dari jawaban-jawaban tersebut, ada yang bersedia menerima tantangan, bahkan siap kalau diajukan sebagai calon presidne atau calon wakil presiden. Sementara yang lain, bersedia mengurus negeri ini tapi tidak dalam posisi sebagai calon presiden.


"Kalau (untuk jadi) menteri bolehlah. Ada begitu jawabannya. Kapan pun saya bersedia dipanggil serta diminta sumbangsih tenaga dan pikiran untuk bangsa ini. Itu (jawaban) yang paling banyak," imbuhnya.

Namun, Hamdi Muluk masih enggan merinci siapa saja yang sudah menjawab tantangan tersebut. Karena pihak KBPI masih menunggu tokoh lain yang belum memberikan jawaban sampai tengah malam nanti pukul 00.00, mengingat batas terakhir adalah hari ini pada 28 Februari 2014. "Kita tunggulah nanti," ungkapnya.

Dia menjelaskan, nama-nama yang bersedia maju di Pilpres akan diumumkan pada 3 Maret mendatang. Setelah itu, pihaknya akan memberikan panggung kepada tokoh-tokoh tersebut untuk menyampaikan gagasan mereka dalam membangun negeri ini.

"Kita akan kasih prioritas. Misalnya, lima orang yang menerima tantangan utama menjadi calon presiden dan calon wakil presiden kita carikan panggung untuk mengemukakan gagasannya, entah itu di media massa atau di rumah kebangsaan. Kita lakukan uji publik," imbuhnya.

Dengan cara itu, masyarakat akan tahu apa visi-misi dari tokoh tersebut. "Kita sosialisasikan gagasannya kepada masyarakat. Karena stakeholder bangsa ini masyarakat. Biar orang partai juga melihat," tandasnya.

Pada 13 Februari lalu, KBPI menantang 19 tokoh untuk bersedia maju di Pilpres 2014 ini. Mereka adalah Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Nurdin Abdullah (Bupati Bantaeng), Suyoto (Bupati Bojonegoro) dan Rustriningsih (mantan Wagub Jawa Tengah). Mereka dari kalangan dari birokrat atau kepala daerah.

Sementara dari kelompok penggiat sosial Jusuf Kalla (mantan Wapres), Tri Mumpuni (wirausaha sosial) dan Khofifah Indar Parawansa (Ketua Umum PP muslimat NU). Dari intelektual ada dua akademisi UI Imam B. Prasojo dan Faisal Basri serta pakar bidang teknologi informasi Onno Widodo Purbo.

Selain dari unsur kepala daerah, aktivis sosial, dan intelektual, KBPI juga menjaring dari kelompok pengusaha. Mereka adalah Dr Taher (Bos Mayapada), Agung Prasetyo (CEO Kompas Gramedia), Chairul Tanjung (Trans Group), Sri Mulyani (World Bank), Ignatius Jonan (PT KAI), Emirsyah Sattar (Garuda Indonesia), Sudhamex (Garuda Food) dan Beti Alisyahbana (IBM Asia Pasifik). [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya