Berita

Bupati Lebak

Nusantara

Bupati Lebak: Sumber Daya Alam & Kerajinan Salah Satu Modal Lebak Berkembang dan Maju

SELASA, 25 FEBRUARI 2014 | 21:39 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Sampai saat ini, kabupaten Lebak masih dikategorikan sebagai kabupaten tertinggal.  Sangat ironis memang kalau melihat kenyataan letak geografis yang sangat dekat dengan Ibukota Jakarta.

Demikian disampaikan Bupati Lebak Iti Octaviani Jayabaya, kepada Rakyat Merdeka Online, seusai acara Gerakan Kewirausahaan yang terpusat di Perguruan Tinggi Latansa, Kabupaten Lebak, Selasa (25/2).

“Jarak Jakarta-Lebak sekitar 80 kilometer, sudah seyogyanya Lebak menjadi Kabupaten yang berkembang dan maju. Lebak mempunyai banyak modal untuk itu baik dari sumber daya alamnya maupun keterampilan warganya,” katanya.


Bupati  Lebak yang belum lama terpilih ini, menyampaikan cara sederhana dalam memajukan daerahnya. Kata dia,  menggeliatkan dan membangun Kabupaten Lebak memerlukan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah Provinsi Banten dan juga tentunya pemerintah Pusat.

 â€œKita harus bersama-sama kalau ingin membangun daerah Lebak menjadi berkembang dan maju. Cara pandang ego sektoral harus seminimal mungkin dikesampingkan. Kebersamaan akan memudahkan Lebak khususnya dan Banten secara umum akan terus berkembang dan maju,” katanya.

Menurut bupati, Kabupaten lebak merupakan Kabupaten terluas yang ada di Provinsi Banten. Luas wilayah 330.507,16  HA atau ( 34,20 persen dari luas Provinsi Banten. Ada 28 Kecamatan dengan 340 desa dan 5 kelurahan. Sedangkan jumlah penduduk 1.235.237 jiwa.

“Dari total itu, sampai saat ini sekitar 53 persennya masih kategori masyarakat miskin.”  
Untuk APBD sendiri, lanjut bupati Kab Lebak tahun 2014 sekitar Rp  1,7 Triliun. Dari APBD itu, diantaranya 54  persen teralokasi untuk belanja pegawai.

Namun dengan berbagai keterbatasan itu lanjut bupati, tentunya tidak menjadikan pesimis.

“Kami bersama-bersama menyatukan energi untuk terus membangun dengan upaya melanjutkan percepatan pembangunan untuk Kabupaten Lebak yang yang baik dan sejahtera.”  [zak] 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya