Berita

Pengakuan Jokowi, Tiga Alat Sadap Mengintai di Rumah Dinasnya

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014 | 16:23 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengaku menemukan alat penyadap di rumah dinasnya, Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat.

Tak tanggung-tanggung, mantan Walikota Surakarta ini menemukan tiga alat semacam detector penyadap di tiga tempat yang berbeda di rumahnya.

"Ya faktanya di rumah dinas, ada tiga. Di kamar tidur satu, di ruang tamu, ruang tamu pribadi satu, sama di ruang makan yang biasa kita pakai rapat," ujar Jokowi saat meninjau hutan kota, Pesanggrahan, Karang Tengah, Jakarta Selatan, Kamis (20/2).


Jokowi mengaku mengetahui penyadapan ini sejak Desember 2013 lalu. Hanya saja politisi PDI-P ini enggan menggembar gemborkannya kepada wartawan.

"Saya cerita sudah Desember lalu. Tapi saya bilang enggak usah lah diribut-ributin," jelasnya.

Jokowi juga enggan menyebutkan siapa yang mengetahui dan menemukan alat penyadap ini di rumahnya. Namun yang pasti, ketiga alat penyadap tersebut ditemukan Desember lalu.

"Ada detectornya kan, enggak usah saya sebutkan siapa yang nemuin. Ketemu tiga saat itu, pas Desember, sebenarnya saya gak mau bicara masalah ini," jelasnya.

Jokowi mengaku tidak ada yang perlu disadap dari dirinya. Pembicaraan saat berada di rumah dinas diakuinya hanya pembahasan sederhana saja. Terutama saat tengah berbincang dengan istrinya, Iriana Widodo.

Dia menilai tidak ada guna menyadapnya. Karena tidak akan menguntungkan pihak penyadap. Karena saat berbicara topik yang berat, hanya berkaitan dengan kinerja dan kemajuan masing-masing kepala dinas DKI.

"Yang disadap dari saya juga apa sih. Saya juga kalau di rumah ngomong dengan istri ngomong yang enteng-enteng aja, ngomong ngomong soal makanan, itu-itu saja," tandasnya.

Soal penyadapan di rumah Jokowi bermula dari pengakuan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo.

Dia mengatakan, PDIP kini dihujani teror. Menurutnya, pihaknya mendapati penyusup yang menguntit Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, sementara rumah dinas Gubernur Joko Widodo dipasangi alat penyadap sebanyak tiga buah. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya