Berita

Selesaikan Kisruh ITC Madu dan GCM Dengan Kepala Dingin!

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 20:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Konflik yang terjadi di ITC Mangga Dua (Madu) Jakarta Utara dan Graha Cempaka Mas (GCM) Jakarta Pusat harus diselesaikan dengan kepala dingin.

Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, M Sanusi, kisruh di kedua kawasan tersebut merupakan masalah internal dan tidak perlu dibesar-besarkan karena cukup diselesaikan di internal Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS).  

"Sekalipun tidak bisa diselesaikan di internal PPRS maka lebih baik dibawa ke jalur hukum, bukan jalur politik," katanya kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 18/2).
 

 
"Kalaupun ada ketidakpuasan terhadap PPRS dan pengelola, itu biasa di alam demokrasi sekarang ini," sambung dia.

Sanusi menilai rencana pemanggilan Gubernur DKI Jokowi untuk menjelaskan kisruh yang terjadi di ITC Mangga Dua dan GCM oleh DPR RI terlalu berlebihan. Sebab, Pemprov DKI melalui Dinas Perumahan dan Gedung hanya sebagai pembina PPRS. Kepastian DPR akan memanggil Jokowi sebelumnya disampaikan Ketua DPR Marzuki Ali.

"Masalah internal PPRS seharusnya diselesaikan sesuai ADRT mereka. Apalagi saya dengar informasi bahwa PPRS tandingan hanya diikuti segelintir penghuni rusun. Kalau tidak puas, dibawa saja ke jalur hukum," tukasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya