Berita

AMM: Indonesia Perlu Adopsi Pendidikan Multikultural 

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 15:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Berjangkitnya wabah radikalisme di kalangan generasi muda mengancam prinsip-prinsip kebhinekaan yang telah diletakkan para founding fathers. Menguatnya gejala militansi keagamaan di kalangan pelajar dan mahasiswa meresahkan karena pemuda adalah tulang punggung masa depan bangsa.

Demikian disampaikan Ali Masykur Musa Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, pada rangkaian kegiatan Konvensi di Denpasar Bali (Selasa, 18/2).‬

"Karena itu Indonesia perlu mengadopsi pendidikan multikultural untuk mengawal transformasi peradaba," paparnya.


Cak Ali, panggilan akrab Ali Masykur, menuturkan pendidikan multikultural penting untuk menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini, karena kamajemukan adalah fitrah keindonesiaan yang patut disyukuri. Indonesia tidak akan pernah ada tanpa budaya Bali, Batak, Minang, Madura, Dayak, Minahasa, Papua, Jawa, dan sebagainya. Karena itu, kemajemukan budaya harus menjadi perekat bangsa sebagai modal membangun kejayaan peradaban Indonesia.

Cak Ali melihat ada upaya melingkari fitrah kemajemukan oleh ideologi radikalisme yang menjangkiti anak-anak muda yang termakan ideologi kekerasan. Mereka hendak mendirikan Negara Islam dan merobohkan negara nasional. Namun, upaya ini tidak akan berhasil karena mayoritas rakyat Indonesia menghendaki negara Indonesia berdiri sebagai Negara Pancasila yang memayungi kebhinekaan. Menurut Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) ini, NU sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia juga menegaskan bahwa Pancasila dan NKRI merupakan bentuk final yang tidak boleh diganggu gugat.

"NU akan berjuang sekuat tenaga mempertahankan konsensus kebangsaan yang telah diwariskan para founding fathers ini. Karena itu, saya mendukung multikulturalisme masuk dalam materi ajar pendidikan nasional, agar generasi penerus menghayati prinsip kebhinekaan, toleransi, dan kemajemukan sejak dini," tegasnya. ‬

Cak Ali yang pernah dianugerahi tokoh pluralis 2013 versi Lembaga Pemilih Indonesia ini mengajak seluruh warga Indonesia, terutama para pemuda untuk mewarnai dan mengawal dinamika kebudayaan yang tengah berlangsung di Indonesia dengan memegang teguh Pancasila dan menjunjung kebhinekaan.

Cak Ali berkomitmen untuk meneruskan perjuangan almarhum Gus Dur yang konsisten membela prinsip-prinsip kemanusiaan sejati tanpa prasangka dan diskriminasi.

"Indonesia akan besar dan jaya dengan mengakui perbedaan sebagai anugerah, bukan faktor pemecah belah," pungkas Capres yang mengusung visi Indonesia AMM (Adil, Makmur, dan ber-Marbat) ini.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya