Berita

ilustrasi/net

Sindikasi Musik Penghuni Bumi Rilis Gunung Padang

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 22:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sebagai bentuk apresiasi anak muda atas temuan situs prasejarah Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, Sindikat Musik Penghuni Bumi (Simponi) menciptakan sebuah lagu berjudul Gunung Padang.

Band indie Indonesia yang menjadi juara II Kompetisi Internasional Musik Anti-Korupsi di Brazil 2012 ini menilai, situs Gunung Padang berpotensi menjadi situs prasejarah tertua dan terbesar di dunia. Situs yang saat ini sedang diteliti oleh Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang, dianggap sangat penting bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu sejarah Indonesia dan dunia.

Manajer Simponi M. Berkah Gamulya mengatakan, situs prasejarah Gunung Padang perlu mendapatkan perhatian oleh masyarakat luas, terutama generasi muda. Indonesia diyakini akan menjadi salah satu pusat penelitian arkeologi terpenting di dunia nantinya. Dan akan berimbas kepada peningkatan kualitas ilmu pengetahuan generasi muda.


Lagu Gunung Padang masuk di dalam album kedua Simponi yang berjudul "Jejak Langkah Kita", yang rencananya akan dirilis pada 8 Maret 2014, bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional. Ada sembilan lagu lagi di dalam album ini, seperti dengan tema stop kekerasan terhadap perempuan, anti-korupsi dan toleransi.

Melalui lagu dan album ini, Simponi, wakil Indonesia di Asia Pacific Environmental Youth Forum, Korea Selatan (2011-2012), berharap masyarakat luas mendapatkan informasi lewat media kesenian, yang kemudian dapat menjadi tertarik untuk mencari tahu lebih dalam dari tema-tema yang diusung dari 10 lagu di album ini.

Simponi membuat aransemen pop yang melodis untuk lirik Gunung Padang yang dibuat oleh Dr (Phil) Lily Tjahjandari, anggota Tim Terpadu Riset Mandiri Gunung Padang, yang juga peneliti dan dosen di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesias.

Lagu ini akan dibawa roadshow oleh Simponi, sebagai kelanjutan dari sukses tur diskusi musikal ke 185 sekolah/kampus dengan total peserta sebanyak 20.188 orang.

Lirik Gunung Padang

Pendar purnama pendar jiwa
Mengantarku pada pintu purba
Meniti perjalanan ke masa silam
Mendaki asa kejayaan bangsa

Denting musik indah bebatuan
Semilir angin penuh kesejukan
Gunung Padang adalah perenungan
Tentang rahasia suatu kemegahan

Akan kembali langkahku pada Gunung Padang
Gotong royong untuk sejarah peradaban
Sibak semua mimpi, tunjukkan pada dunia
Disana kutemukan akarnya
. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya