Berita

ilustrasi/net

Ingat, Indonesia Penyumbang Utama Kemakmuran Singapura!

RABU, 12 FEBRUARI 2014 | 06:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Protes Singapura soal pemakaian nama Usman-Harun bagi kapal perang Indonesia yang baru dibeli dari Inggris merupakan bentuk intervensi yang tidak bisa kita tolerir. Padahal seharusnya, Singapura menjaga hubungan baik dengan Indonesia, dan bukan bersikap jumawa mendikte dan memaksakan kehendak dengan memperlakukan NKRI seolah-olah protektorat atau jajahannya.

"Sikap tersebut berlebihan dan memancing permusuhan," kata Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI), Twedy Noviady Ginting, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 12/3).

Twedy mengingatkan, NKRI merupakan penyumbang utama kemakmuran Singapura yang tergantung sama pasar NKRI yang luar biasa. Tanpa NKRI, walau uang Singapura banyak, tak kan ada artinya bila tidak dapat diinvestasikan secara tepat.


"NKRI telah menjadi ladang utama ekonomi Singapura yang banyak investasi di berbagai sektor ekonomi, baik properti, keuangan, pertambangan, telekomunikasi, perkebunan, penerbangan dan lain-lain," tegas Twedy.

Twedy menambahkan, langkah Singapura tersebut juga menunjukkan ketidaksiapannya dalam menyongsong ASEAN Community 2015. Sehingga dari kejadian tersebut, bisa disimpulkan bahwa ada persoalan bom waktu yang menyertai implementasi ASEAN Community. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya