Berita

Inilah Prestasi Ekonomi Singapura di Indonesia...

SENIN, 10 FEBRUARI 2014 | 19:52 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Pertemuan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa dengan Menteri Perdagangan Singapura Lim Hng Kiang di Singapura, besok (Selasa, 11/2) terbilang penting.

Walau berukuran mini, sekitar 1.000 km persegi dengan jumlah penduduk hanya 5,4 juta jiwa (estimasi 2013), namun pengaruh Singapura di Indonesia dalam bidang ekonomi sangat kuat.

Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dan negara terluas keempat di dunia dengan luas wilayah sekitar 1.905 km persegi dan penduduk sebanyak 251 juta jiwa (estimasi 2013).


Walau kecil dengan jumlah penduduk yang kira-kira setengah penduduk Jakarta, namun pada faktanya selama tiga tahun berturut-turut, dari tahun 2010 hingga 2012, Singapura menjadi investor terbesar di Indonesia.

Nilai investasi Singapura di Indonesia tahun 2012 sebesar 4,9 miliar dolar AS, tahun 2011 sebesar 5,1 miliar dolar AS, dan 2010 sebesar 5,01 dolar AS.

Baru pada 2013 posisi Singapura dapat digeser Jepang. Di tahun lalu nilai investasi Singapura di Indonesia turun 200 juta dolar AS menjadi sebesar 4,7 miliar dolar AS.

Dari data yang diperoleh redaksi disebutkan bahwa ada lima sektor investasi utama Singapura di Indonesia pada tahun lalu.

Di sektor transportasi, storage dan telekomunikasi Singapura menanamkan modal sebesar 1,12 juta dolar AS. Diikuti sektor pertanian dan perkebunan (659 ribu dolar AS), pertambangan (604 ribu dolar AS), industri makanan (440 ribu dolar AS), dan sektor industri kimia dasar dan farmasi ((237 ribu dolar AS).

Juga disebutkan bahwa Jakarta merupakan provinsi Indonesia yang paling banyak menerima investasi Singapura di tahun 2013, yakni sebesar 1,459 juta dolar AS yang tersebar dalam 394 proyek.

Banten berada di tempat kedua dengan nilai investasi sebesar 438 ribu dolar AS dalam 58 proyek. Diikuti Jawa Barat (392 ribu dolar AS dan 89 proyek), Jawa Timur (303 ribu dolar AS dan 70 proyek), serta Sumatera Selatan dengan total investasi sebesar 292 ribu dolar AS yang tersebar di 40 proyek. [dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

UPDATE

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Mojtaba Khamenei

Jumat, 05 Juni 2026 | 08:19

Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi Imbas Prospek Damai Timur Tengah

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:52

Emas dan Perak Menguat Jelang Rilis Data Tenaga Kerja AS

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:40

BEI Bidik Dana Besar dari Dalam dan Luar Negeri demi Topang IHSG

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:17

Bursa Eropa Hijau, Saham Bank dan Airbus Pimpin Reli

Jumat, 05 Juni 2026 | 07:06

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Kenaikan Bahan Baku Berimbas terhadap Industri Makanan dan Minuman

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:54

Artis Fabiola Gabung Sindikat Penipuan Online

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:43

Hantu Kurs Dolar

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:28

Inflasi Kehormatan Letkol Teddy Indra Wijaya

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:08

Selengkapnya