Berita

Politik

Akbar Tanjung Amini Yusril Ihza Sebut Amin Rais Pendusta

SENIN, 10 FEBRUARI 2014 | 15:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung mengaku kaget saat mendengar Yusril Ihza Mahendra menyebut Amin Rais sebagai pendusta.

Amin, menurut Yusril, saat memimpin sidang pemilihan Presiden oleh MPR pada tahun 1999 menyebut Megawati Soekarnoputri dan Gus Dur memenuhi syarat pencalonan sebagai Presiden. Tapi belakangan terbukti jika keduanya tidak memenuhi syarat.

Yusril menyampaikan hal tersebut menjawab pertanyaan seorang warga dalam debat ketiga Capres Konvensi Rakyat yang digelar di Balikpapan, kemarin. Akbar sendiri menjadi satu dari empat panelis dalam debat tersebut.


"Memang benar saat itu Amin Rais Ketua MPR, saya Ketua DPR. Tapi saya juga baru tahu tadi, Amin Rais dikatakan Yusril sebagai pendusta," kata Akbar saat ditemui Rakyat Merdeka Online usai debat.

Akbar mengamini pernyataan Yusril tersebut. Dia yakin Yusril berani menyebut Amin Rais pendusta didasari alasan-alasan kuat, alias tidak asal bicara.

"Saya kira kalau Yusril sudah berani menyampaikan itu di depan publik pastilah dia bisa mempertanggung jawabkannya," demikian Akbar.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyebut Amin Rais pendusta.

"Dia (Amin Rais) dalam memimpin sidang MPR bilang ada tiga calon yang memenuhi persyaratan lengkap. Belakangan saya baru tahu bahwa Amin Rais berdusta. Saya buka file di DPR, Megawati dan Gus Dur ternyata tidak menyerahkan satupun dokumen persyaratan capres kepada MPR," kata Yusril dalam debat ketiga Capres Konvensi Rakyat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Balikpapan, Kalimantan Timur (Minggu, 9/2).

Syarat-syarat yang tidak diserahkan oleh Megawati dan Gus Dur kata Yusril, seperti syarat kesehatan, keterangan berkelakuan baik dan syarat lainnya yang diatur perundang-undangan.

Yusril menjelaskan pada saat itu ada tiga calon presiden yang mendaftar ke MPR. Dirinya yang pertama mendaftar kemudian Gus Dur dan Mega. Namun sebelum pemilihan dilakukan, Yusril mengundurkan diri atas desakan elit PAN, Amin Rais, AM Fatwa dan Fuad Bawazier dengan alasan masih terlalu muda dan tidak pengalaman.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya