Berita

Ferry Kurnia Rizkiansyah/RMOL

Tiga Percetakan di Bandung Cover Surat Suara untuk Dua Provinsi

SENIN, 10 FEBRUARI 2014 | 14:51 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menunjuk dua perusahaan percetakan di Bandung, Jawa Barat untuk melakukan pekerjaan produksi pencetakan lembar surat suara Pemilu 2014. Tiga perusahaan itu yakni CV Titian Ilmu, CV Acarya Media Utama, PT Granesia akan mencetak lembar surat suara untuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat.

Dalam kunjungannya ke percetakan lembar surat suara di Bandung, Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiansyah mengaku puas dengan kerja perusahaan percetakan, karena tepat waktu melaksanakan pekerjaan tersebut.

"Dari tiga tempat yang dikunjungi, aktifitas proses percetakan berjalan dengan baik, tentunya ini harus dikawal betul oleh kita, pengawasan proses pencetakan dan distribusinya agar tercapai targetnya," ujar Ferry usai meninjau pencetakan di PT Granesia Bandung, Senin (10/2).


Namun ia mengaku, dalam kunjungan kali ini masih ada kekurangan dalam pencetakan.

"Temuan cacat pencetakan? pasti saja ada. Ini karena baru awal produksi harus diupkir ditempatkan pada kondisi terpisah, harus udah dicacah, tidak akan ada lagi bertebaran dimana-mana lembar surat suara yang tidak sesuai standar," papar Ferry.

Lembar surat suara yang harus dicacah sendiri, yakni yang tidak sesuai spesifikasi standar KPU.

Selain menyoroti masalah lembar surat suara, Ferry memaparkan juga tentang proses pendistribusian lembar surat suara, dari percetakan ke lokasi yang dituju.

"Untuk Sulsel mungkin perlu perhatian karena ada beberapa daerah kepulauan. Kalau Sumbar tidak ada masalah. Tapi yang memang perlu mendapat perhatian serius, yakni kepulauan Selayar," papar Ferry.

Dirinya menyatakan, bahwa proses pendistribusian diatur oleh tim logistik.

"Sengaja kita buat silang untuk perusahaan percetakan, namun untuk distribusi diatur tim logistik. Bahkan yang untuk wilayah Jabar lembar surat suara dicetak di Jatim," pungkas Ferry. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya