hikmahanto/net
hikmahanto/net
"Pengusiran ini dilakukan sebagai protes dan ketidak-senangan Indonesia atas kebijakan pemerintah Australia, namun masih mempertimbangkan kelangsungan hubungan diplomatik kedua negara," kata Gurubesar hukum internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 8/2).
Di saat yang sama, lanjut Hikmahanto, pemerintah Indonesia juga perlu membawa kebijakan anti hak asasi manusia (HAM) Tony Abbott ke Dewan HAM PBB danUnited Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) PBB. Sebab kebijakan anti HAM Australia wajar diinternasionalisasikan.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06
Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51
UPDATE
Senin, 11 Mei 2026 | 18:17
Senin, 11 Mei 2026 | 18:12
Senin, 11 Mei 2026 | 18:10
Senin, 11 Mei 2026 | 18:09
Senin, 11 Mei 2026 | 17:43
Senin, 11 Mei 2026 | 17:43
Senin, 11 Mei 2026 | 17:42
Senin, 11 Mei 2026 | 17:33
Senin, 11 Mei 2026 | 17:17
Senin, 11 Mei 2026 | 17:14