Berita

hikmahanto/net

IMIGRAN GELAP

Indonesia Pantas Menilai Kebijakan Australia Rendah dan Anti HAM

SABTU, 08 FEBRUARI 2014 | 09:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Tony Abbot, Australia berubah dari sebuah negara yang menghormati dan berpihak pada hak asasi manusia (HAM) menjadi negara pelanggar HAM.

"Indonesia pantas menilai kebijakan pemerintah Australia rendah dan anti HAM karena banyak ketentuan internasional yang dilanggar, termasuk Konvensi Internasional tentang Pengungsi," kata Gurubesar hukum internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 8/2).

Hikmahanto pun mengapresiasi sikap Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa yang menilai tindakan Pemerintah Australia terhadap para pencari suaka sebagai suatu perbuatan rendah yang tidak berperikemanusiaan. Hikmahanto juga juga menilai langkah Marty yang mau memanggil Duta Besar Australia untuk meminta penjelasan merupakan langkah yang tepat.


"Kebijakan anti HAM yang dijalankan oleh PM Tony Abbott terhadap para pencari suaka tidak sebanding dengan perlakuan pemerintah Indonesia baru-baru ini yang menghormati HAM Schapelle Corby dalam mendapatkan pembebasan bersyarat," tegas Hikmahanto. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya