Berita

Pertahanan

Masyarakat Mesuji di GCM Siap Mati untuk Saurip Kadi?

SENIN, 03 FEBRUARI 2014 | 18:31 WIB | LAPORAN:

Ratusan orang warga Mesuji Lampung, masih bertahan di Tower A2 Lantai 5 apartemen Graha Cempaka Mas (GCM) sejak Rabu dini hari (29/1). Kedatangan mereka ini adalah untuk membela Saurip Kadi yang memimpin pengelola tandingan, Forum Komunikasi Warga Graha Cempaka Mas (FKW GCM).

Sikap tersebut terpampang jelas dalam tulisan spanduk yang terpajang di tembok koridor lantai 5 tower A2. Isinya adalah "Kami Masyarakat Mesuji Siap Mati Untuk Bapak Mayor Jenderal (Pur) Saurip Kadi"

Salah seorang warga Mesuji Lampung mengaku sampai hari ini kehidupan mereka ditanggung oleh Saurip Kadi, tetapi mereka mengaku tidak "dibayar".


"Sudah dua minggu tinggal disini, Tidak dikasih duit, tapi biaya hidup ditanggung. Di sini hampir dua minggu, yang ngasih makan Pak Saurip Kadi," ujar Elastis Plebur saat ditemui wartawan di lokasi, Senin (3/2).

Sebelumnya, kericuhan sempat terjadi di Apartemen Cempaka Mas pada Selasa 28 Januari lalu. Apartemen tersebut didatangi massa yang hendak menyalakan panel listrik yang dimatikan oleh pengelola.

Pengelola dan pengurus Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) GCM memadamkan listrik karena pengguna sudah menunggak pembayaran minimal tiga bulan. Warga pun merasa tertipu karena pengurus PPRS tandingan bentukan Saurip Kadi mengaku sudah membayar kewajiban warga kepada pengelola. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya