Berita

hatta rajasa/net

Hatta Rajasa Tegaskan Investigasi Beras Vietnam

KAMIS, 30 JANUARI 2014 | 18:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, menegaskan bahwa dirinya sendiri sudah memerintahkan investigasi atas membanjirnya beras impor asal Vietnam di Pasar Induk yang ditengarai merupakan beras ilegal.

"Saya sudah minta untuk segera diselidiki karena tidak boleh ada beras Vietnam diizinkan masuk," kata dia kepada wartawan di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (30/1).

Hatta mengaku sudah berkoordinasi dengan Menteri Pertanian, Suswono dan Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi untuk investigasi tersebut.


"Saya bicara ke Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Perdagangan," ungkapnya.

Sementara dikabarkan, Menteri Pertanian Suswono mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat kepada Menteri Perdagangan Gita Wirjawan untuk mengklarifikasi impor beras tersebut.

Dan ia katakan pula, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (P2HP), yang berhak mengeluarkan rekomendasi impor beras khusus, tidak pernah memberikan rekomendasi impor beras khusus asal Vietnam pada tahun 2013.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai merilis impor beras dengan pos tarif atau HS 1006.30.99.00 asal Vietnam. Jumlahnya sebanyak 83 kali impor dengan keterlibatan 58 importir selain Perum Bulog.

Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai, Susiwiyono, mengatakan, beras tersebut masuk ke Indonesia secara legal karena dilengkapi Surat Pemberitahuan Impor dari Kementerian Perdagangan. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya