Berita

sandal kelom geulis/rmol

Bisnis

Omzet Sandal Kelom Geulis Menurun Disikat Banjir Jakarta

JUMAT, 24 JANUARI 2014 | 20:17 WIB | LAPORAN:

Dampak bencana banjir di Jakarta dan sekitarnya turut dirasakan pengrajin sandal kelom geulis. Mereka mengalami penurunan omzet hingga 70 persen akibat tidak bisa menjual produknya.

Ya, pengrajin sendal kelom geulis di daerah Gobras, Kota Tasikmalaya, terkena dampak negatif banjir Jakarta dan sekitarnya. Mereka terpaksa mengalami penurunan omzet produksi hingga 70 persen dari biasanya.

Menurut salah seorang pengrajin sandal kelom geulis, Undang Sudrajat, selain karena bahan baku berkurang, produk sandal kelom geulis tidak bisa menembus pasar Jakarta. Banyak pedagang yang justru tidak berjualan setelah akses jalan menu lokasi pasar tertutup banjir.


Alhasil, produk yang sudah dikirim ke Jakarta kerap dipulangkan kembali. Pedagang merugi karena harus mengeluarkan biaya kirim dua kali lipat dari biasanya.

Meski produksi tetap berlangsung, namun produsen memilih menyimpanya untuk stok. Sandal kelom geulis merupakan sandal khas Tasikmalaya yang banyak diminati kaum perempuan.

Selain berbahan dasar kayu, sandal kelom geulis juga memiliki motif dan warna beragam yang menarik. Harga satu buah sandal kelom geulis biasanya berkisar antara Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta. Pengrajin sandal kelom hanya bisa berharap, cuaca dan banjir yang melanda Jakarta segera surut agar mereka bisa kembali berjualan.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya