Berita

FOTO:NET

Olahraga

Pasokan Air Bersih di Jakbar Berangsur Normal

KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 16:48 WIB | LAPORAN:

Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) Taman Kota, Latumenten, Jakarta Barat mulai kembali beroperasi. IPA tersebut telah berhenti beroperasi sejak Minggu (19/1) akibat banjir.

Corporate Communications & Social Responsibilities Head Palyja, Meyritha Maryanie mengatakan terhitung sejak Rabu (22/1) kemarin, IPA Taman Kota sudah resmi kembali beroperasi dari pukul 21.30 WIB. IPA ini beroperasi dengan kapasitas 140 liter per detik.

"Saat ini, pasokan air Palyja kepada pelanggan yang terkena dampak di sekitar IPA Taman Kota mulai normal kembali secara bertahap," terang Meyritha dalam rilis yang diterima oleh redaksi pada Kamis (23/1) sore.


Kendati begitu, menurut dia, pasokan air Palyja belum dapat dikategorikan normal. Pasalnya, pasokan air baku dari Kanal Tarum Barat (PJT II) masih berfluktuasi akibat banjir yang belum sepenuhnya surut.

Pasokan air dari Kanala Tarum Barat yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta II (PJT II) ini sudah mengalirkan air sebesar 5.155 liter per detik dari debit normalnya sekitar 5.600 liter per detik.

"Untuk IPA Cilandak masih dapat berproduksi meskipun halaman IPA Cilandak masih tergenang. Namun ketinggian banjir masih dalam batas yang bisa ditolerir sehingga masih bisa melakukan pengolahan air bersih," ujarnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya