Berita

BASUKI T PURNAMA/RMOL

Olahraga

Siswa SMKN 58 Dipalak, Ahok Minta Oknumnya Dipecat

KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 13:26 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memerintahkan pemecatan terhadap oknum pegawai tata usaha SMKN 58 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur yang melakukan pungutan liar atau pungli kepada siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Oknum tersebut meminta pungli sebesar Rp 50 ribu ke setiap anak yang telah terdaftar sebagai penerima KJP. Bukan hanya itu, Basuki juga meminta agar kepala sekolah SMKN 58 diberi sanksi tegas.

"Kalau tidak ada pemecatan, dia akan lakukan terus. Dia lupa apa, bayangkan sekarang kan semua orang bisa kontak kami langsung. Nomor telepon kami tersebar, orang bisa datang kesini, orang rekam. Itu pun dia masih nekat lakukan pungli," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).


Bagi Ahok, keputusan itu sudah bulat. Apapun alasan yang dikemukakan oleh kepala sekolah SMKN 58 tidak akan mengubah keputusannya.

"Saya kan tidak maksa hanya minta sumbangan gitu lho. Ngelesnya banyak, emang niatnya aja nggak benar," cetus Ahok.

Politisi Gerindra ini juga mengatakan bahwa dirinya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan DKI, Taufik Yudi Mulyanto untuk menyelidiki kasus tersebut lebih jauh lagi. Ahok ingin mendapatkan kebenarannya sedetail-detailnya. Ahok sangat yakin kepsek bersangkutan mengetahui aksi pungli tersebut.

"Memang sih dia bilang tidak maksa, tetapi kan sudah terbukti melakukan pungli. Makanya saya bilang, mental ini yang bahaya, jadi kepsek itu harus bisa melindungi anak-anak didiknya," ujarnya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya