Berita

net

Politik

Ali Masykur: Kekerasan Antarumat Beragama Harus Diakhiri

SELASA, 21 JANUARI 2014 | 19:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Indonesia ke depan harus menjunjung tinggi etika berpolitik. Jangan hanya karena ingin berkuasa sesaat, lalu menghilangkan penghormatan sesama agama dan manusia.

"Faktanya, sampai hari ini masih cenderung ada kekerasan antarumat beragama. Ini harus diakhiri, karena selain bertentangan dengan kemanusian, juga melahirkan konflik berkepanjangan dan kontraproduktif dalam membangun Negara yang besar," ujar peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) dari Partai Demokrat, Ali Masykur Musa, seusai mengadakan silaturahmi budaya dengan pengurus Kuil Shri Mariamman, di Jalan Teuku Umar, Kampung Madras, Medan, Sumatera Utara (Selasa, 21/1).

Ali Masykur dan rombongan disambut dengan antusias oleh pengurus Kuil Shri Mariamman, Kuna Segren dan para pandita. Silaturahmi berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan itu, Kuna Segren menyampaikan sejumlah harapannya kepada capres yang juga Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) itu.


Di kesempatan itu, Ali Masykur menegaskan, siapa pun Presiden RI di 2014 nanti, tentu toleransi harus tetap dijaga dengan baik di negeri yang plural berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Karena di dalam Negara Pancasila semua agama, suku dan budaya dijunjung tinggi oleh UUD 1945.

"Sebagai orang NU yang selalu diajarkan toleransi sesama umat manusia, ini harus diteruskan. Karena buat saya, Islam adalah rahmat bagi seluruh alam, tidak membeda-bedakan manusia, agama dan suku," imbuh Ali Masykur seperti tertulis dalam keterangan persnya.

Di ujung silaturahmi itu, Ali Masykur memberikan dua buku karyanya kepada pengurus Kuil Shri Mariamman. Buku pertama tentang visi misinya membangun Indonesia ke depan, dan buku kedua tentang Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) yang salah misi Gus Dur adalah membangun toleransi antarumat beragama.

"Saya terinspirasi toleransi yang dibangun Gus Dur. Karena itu, saya bertekad mengembangkannya ke depan,” tutur mantan anggota DPR RI (2004-2009) ini.

Pengurus Shri Mariamman, Kuna Segren, menyampaikan terimakasih kepada Ali Masykur Musa yang meluangkan waktu bersilaturahmi dengan pengurus dan pandita kuil. Kuna mengaku sangat terkesan dengan tokoh-tokoh NU seperti Gus Dur yang sangat menghargai perbedaan dan pluralisme.

"Semoga Pak Ali Masykur bisa meneruskan ajaran Gus Dur sehingga bisa membawa Indonesi a yang lebih lagi ke depan," kata Kuna Segren. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya