Berita

sby/net

Politik

Partai Demokrat Rusak Gara-gara Filosofi Politik Santun

MINGGU, 19 JANUARI 2014 | 15:14 WIB | LAPORAN:

Filosofi politik santun yang dijalankan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru merusak partai itu sendiri.

Pengamat politik Universitas Indonesia Arbi Sanit mengatakan, sistem politik yang selama ini diterapkan partai berlambang bintang Mercy justru menjadi senjata makan tuan bagi para pemegang kebijakannya.

"Rusaknya Partai Demokrat itu karena SBY percaya betul politik santun. Politik itu yang penting berperang," kata di sela acara diskusi bertema 'Siapa Tokoh Perubahan 2014' di Galeri Cafe, Cikini Jakarta, Minggu (19/1).


Arbi menyatakan hal itu sebagai tanggapan atas pemecatan Gede Pasek Suardika sebagai anggota DPR oleh Partai Demokrat.

Padahal, menurutnya, sistem politik yang sesungguhnya adalah dengan strategi berperang guna mendapatkan simpati dari masyarakat.

"Pengelola Demokrat itu salah filosofi. Partai mana yang demokratis, tidak ada yang demokratis karena kepemimpinannya patrianistik," jelas Arbi. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya