Berita

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM)

Bisnis

Antam Tingkatkan Volume Penjualan Emas 13,6 Ton

Pasca Larangan Ekspor Bijih Mineral
JUMAT, 17 JANUARI 2014 | 09:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) siap meningkatkan volume penjualan tahun ini untuk mengantisipasi penurunan pendapatan pasca pelarangan ekspor bijih mineral mulai 12 Januari 2014 sesuai amanat Undang-Undang (UU) Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Direktur Utama Antam Tato Miraza mengatakan, pihaknya menargetkan peningkatan volume penjualan emas menjadi 13,6 ton tahun ini atau meningkat 66 persen dari target 2013 sebesar 8,2 ton.

“Kami juga merencanakan peningkatan volume penjualan feronikel di 2014 menjadi 20.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) atau naik 11 persen dibandingkan 2013 sejumlah 18.000 TNi,” katanya, kemarin.


Selain itu, Antam juga menargetkan operasi komersial pabrik alumina (chemical grade alumina/CGA) di Tayan, Kalimantan Barat (Kalbar) sudah dimulai akhir semester pertama 2014.

Peningkatan volume penjualan emas antara lain dilakukan dengan membuka 5-10 butik emas di 2014 menyusul lima butik yang ada yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar dan Palembang.

“Untuk pemasaran feronikel dan komoditas lainnya, kami juga akan membuka kantor perwakilan di Shanghai, China pertengahan Januari 2014,” jelas Tato.

Selain itu, Antam juga berencana meningkatkan kegiatan perdagangan batubara, melakukan efisiensi dan mempercepat penyelesaian pembangunan dan perluasan pabrik feronikel di Pomalaa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Sebagai bagian dari langkah efisiensi dan untuk menjaga arus kas perusahaan agar tetap sehat di tengah kondisi harga komoditas yang menurun saat ini, belanja modal 2014 ditargetkan Rp 2,878 triliun,” ujar Tato.  ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya