Berita

ilustrasi

Bisnis

PTPN XI Masih Kasih Dana Talangan Petani

Kejar Produksi Gula 470 Ribu Ton
RABU, 15 JANUARI 2014 | 08:05 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Perkebunan Nusantara XI (PTPN) menargetkan produksi gula pada musim giling 2014 bisa mencapai 470.588 ton.

PTPN XI tahun lalu hanya mampu merealisasikan produksi sekitar 401.000 ton akibat terkendala cuaca ekstrem.

Sekretaris Perusahaan PTPN XI Adig Suwandi mengatakan, untuk mencapai target produksi tersebut, 16 pabrik gula yang dimiliki perseroan harus melakukan penggilingan sekitar 5,98 juta ton tebu dari areal budidaya seluas 81.768 hektar.


“Total kapasitas produksi ke-16 pabrik gula PTPN XI mencapai 42.000 ton tebu per hari,” katanya.

Sementara produktivitas dipatok 5,74 ton gula per hektar dengan rincian berat tebu 73,2 ton per hektar dan rendemen rata-rata 7,84 persen.

Menurut Adig, kegiatan giling pabrik gula dijadwalkan mulai awal Mei dan diperkirakan berlangsung selama enam bulan atau minimal 185 hari kerja.

Ia menambahkan, areal pengusahaan tebu oleh PTPN XI tahun ini diproyeksikan meningkat 3,4 persen, namun untuk tebu rakyat diperkirakan menurun. Penurunan itu akibat kurang kondusifnya harga gula sepanjang giling 2013 sehingga sebagian besar petani tidak mendapatkan keuntungan memadai, bahkan tidak sedikit yang mengalami kerugian.

“Ekspansi areal tidak terjadi secara signifikan, namun petani tetap mempertahankan keprasahan yang ada,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebagai upaya memotivasi petani untuk tetap antusias menanam tebu dan meningkatan produktivitas secara berkelanjutan, dalam musim giling 2014, PTPN XI masih akan memberikan dana talangan. Seperti giling 2012 dan 2013 lalu, dana talangan diberikan oleh PTPN XI. Petani tidak dikenakan biaya administrasi dan bunga. ***

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya