Berita

MOELDOKO/NET

Pertahanan

Moeldoko: Idealnya, TNI Butuh Minimun Rp 300 M untuk Pengamanan Pemilu

SENIN, 13 JANUARI 2014 | 16:19 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan, anggaran Rp 100 miliar  yang akan diterima TNI dari pemerintah guna pengamanan Pemilu 2014 masih jauh dari harapan.

"Menurut saya itu sangat jauh dari kebutuhan. Idealnya minimum 300 miliar karena kita akan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada di Indonesia," ungkap Moeldoka saat ditemui wartawan usai menutup Rapim TNI 2014 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/1).

Moeldoko memaparkan, prajurit-prajurit TNI yang akan dilibatkan dalam pengamanan Pemilu 2014 nanti juga perlu dilengkapi peralatan Penanggulangan Huru Hara (PHH). Namun peralatan ini sudah tak tersedia lagi pasca reformasi 1998.


"Sehingga kami akan membeli lagi dengan segala keterbatasan," imbuhnya.

Terkait teknis pengamanan Pemilu nanti, mantan kepala staf TNI AD ini menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan terlibat langsung dengan masyarakat. Secara keseluruhan, tegas dia, peran TNI hanya sebatas membantu pengamanan yang notabene merupakan tanggung jawab Polri

"Teknisnya TNI tidak diberi sektor, TNI tidak berhadapan langsung dengan massa. TNI bersifat penebalan, teknikalnya seperti itu. Pada tingkat teknis dan taktis masih pada tingkat kepolisian," terangnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya